Ini Dia Sejarah Singkat Mengenai Pura Lingsar Lombok

Wisata Menyenangkan di Pura Lingsar Lombok

Bantu kami Share keindahan Lombok, agar kembali ramai dikunjungi wisatawan…

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp

Berada di kawasan Lombok Barat tepatnya di wilayah Desa Lingsar terdapat sebuah pura yang dinamakan dengan sejarah Pura Lingsar Lombok.

pura ini memang merupakan salah satu pura terbesar yang ada di Lombok dan banyak pula dikunjungi para wisatawan. Sehingga tak heran jika pura ini selalu menjadi simbol kepercayaan dan sering pula digunakan sebagai tempat menyelenggarakan berbagai upacara keagamaan.

Jika anda berkunjung ke Lombok Barat untuk berwisata ke beberapa pantai atau tempat lainnya maka sempatkan pula diri anda berkunjung kesini, untuk mengetahui sejarah salah satu peninggalan kerajaan jaman dahulu.

Untuk berkunjung ke pura Lingsar ini Anda bisa menggunakan jasa Sewa mobil di Lombok Tour Plus, supir kami yang bersahabat dengan senang hati menamani perjalanan wisata Anda kesini.

Sejarah Pura Lingsar Lombok

Sejarah Pura Lingsar Lombok ini sebagai yang terbesar di Lombok ini telah ada sejak tahun 1741 yang dibangun oleh raja darah daging keramat Ketut Karangasem. Di pura ini merupakan federasi antara nilai ajaran Hindu dan Islam Wete Telu.

Sehingga terdapat latar ekor yang membuat akal tarik unggul Pura Lingsar. Karena itupun pada pura ini dibagi menjadi dua wilayah yaitu pura Hindu Gaduh di bagian utara dan pura Weku Telu bernama Kemaliq di bagian selatan.

Suasana Wisata Religi ke Pura Lingsar

Sejarah Pura Lingsar Lombok

Wisata Pura Lingsar Lombok

Pura Lingsar memiliki luas mencapai 26 hektar yang tentunya sangat luas dan didalamnya menandakan keharmonisan antara ajaran Islam dan Hindu. Pura ini masih sangat murni dan selalu terawat. Di pura ini tidak pernah ada gencetan walaupun di dalamnya terdapat dua ajaran berbeda.

Pura ini masih difungsikan sebagai tempat beribadah dari kedua ajaran tersebut dan setiap setahun sekali akan ada ritual yang diselenggarakan.

Artikel Favorit >  Wisata Kota Mataram Lombok

Adapun wisatawan yang datang kesini harus mengenakan selendang kuning yang dipakaikan pada pinggang, yaitu sebagai simbol penghormatan karena disini masih ada tanda memproteksi keperawanan pura.

Wilayah pura yang luas ini bisa anda kunjungi untuk menikmati wisata sejarahnya yang telah ada sejak abad ke 18. Tentunya anda akan merasakan suasana yang sangat religius, tenang dan juga teringat pada masa lampau.

Di pura Lingsar ini juga terdapat sebuah empang yang dibangun untuk menghormati seorang dewa yaitu Dewa Whisnu.

Kolam tersebut memiliki luas 6.230 meter persegi. Kolam ini pun dinamakan sebagai kolam Telaga Ageng. Di dalamnya terdapat banyak ikan yang sangat unik, bahwa ikan tesebut jika tidak dipanggil maka ia akan keluar dengan tidak menampakkan diri maka ikan tersebut akan muncul jika anda memanggilnya.

Untuk memanggil ikan tersebut anda bisa gunakan telur ayam matang yang dilemparkan kedalam kolam sehingga ikan-ikan akan keluar.

Adapun Telaga Ageng ini memiliki sembilan pancuran yang unik karena airnya tersebut memancar kedalam empang atau kolam. Pada awal kolam atau di kolam tempat pertama anda akan melihat banyakanya jutaan koin yang bertebaran secara berantakan.

Koin atau uang tersebut memang dilemparkan oleh manusia dan konon yang melemparnya adalah para tamu yang datang ke pura ini. mereka melempar koin karena menurut kepercayaan mereka akan mendapatkan kemudahan rezeki dari Tuhan.

Dengan demikian anda bisa segera berwisata kesini walaupun tidak untuk beribada, tapi anda bisa melihat sekitar pura yang masih asli dan terawat. Maka tentunya wisata disini akan terasa sangat religius.

Ritual yang Dilakukan di Pura Lingsar

Wisata Pura Lingsar di Lombok

Wisata Pura Lingsar di Lombok

Tentunya jika anda berkunjung kesini maka Anda akan tahu sejarah Pura Lingsar Lombok maka anda akan tahu banyak hal.

Artikel Favorit >  Gili Lombok Menyediakan Banyak Pilihan Hotel yang Murah

Pura ini memang kerap kali dijadikan tempat penyelenggaraan berbagai ritual atau upacara adat. Seperti yang masih diselenggarakan hingga saat ini setiap setahun sekali adalah Perag Topat.

Bahwa perang ini umat Hindu dan umat Islam akan berperang menggunakan topat atau ketupat yang dilemparkan kepada sesama temannya.

Perang ini diadakan sebagai tanda untuk bersyukur atas rezeki yang telah diberikan oleh Tuhan kepada masyarakat di wialyah ini. perang Topat ini pun biasa dilakukan pada sebelum musim timbun pagi dan juga setelah musim penghujan.

Itulah sedikit informasi mengenai sejarah pura Lingsar Lombok yang bisa menambah ilmu pengetahuan Anda saat memilih paket liburan ke Lombok.

Save

Share Yuk, Biar Lebih Banyak Yang Tahu :)

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Share on print

Paket Wisata di Lombok Favorite, Coba Yuk :)

Hubungi kami dan dapatkan penawaran spesial di Lombok

Artikel Lombok Menarik Lainnya :)

0852 3746 2788 (AS)
0818 0362 3989 (XL)
0852 3746 2788 (WA)
0818 0362 3989 (WA)